Indonesia Mempercepat Kemandirian Aluminium dengan Pengembangan Smelter Terintegrasi

MIND ID terus mendorong inisiatif hilirisasi besar untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor aluminium dengan mengembangkan rantai pasok terintegrasi dari bauksit hingga aluminium. Pejabat pemerintah menyoroti bahwa penguatan kapasitas pengolahan domestik akan menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekspor bahan mentah. Proyek kunci yang sedang berjalan di Mempawah, Kalimantan Barat, yang dipimpin oleh Inalum dan Antam, telah memasuki fase konstruksi, menandai langkah signifikan menuju pembangunan industri aluminium yang mandiri. Dengan permintaan domestik yang terus meningkat, inisiatif ini dipandang penting untuk mendukung ekspansi industri sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

Pengembangan terintegrasi ini mencakup berbagai fasilitas, mulai dari kilang alumina hingga smelter aluminium dan infrastruktur pendukung tenaga listrik, membentuk ekosistem industri yang lengkap. Menurut pimpinan MIND ID, proyek ini merupakan strategi jangka panjang untuk menghubungkan bahan baku, pasokan energi, infrastruktur, dan pengembangan tenaga kerja menjadi sistem yang terpadu. Dengan total investasi yang diperkirakan lebih dari Rp 100 triliun, inisiatif ini menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk mempercepat hilirisasi dan memaksimalkan nilai sumber daya alamnya. Seiring kondisi pasar global yang tetap menguntungkan, langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing industri nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.

Sumber gambar: Dok. ID PIKIRAN

Tautan Sumber:

https://indonesiaminer.com/news/detail/building-integrated-smelters-mind-id-aims-to-reduce-indonesias-aluminium-imports

https://www.cnbcindonesia.com/news/20260306175717-4-716814/bangun-smelter-terintegrasi-mind-id-bisa-tekan-impor-aluminium-ri

Untuk demo online, informasi produk, dan untuk mengikuti inovasi produk kami, silakan hubungi tim ahli otomasi pertambangan kami dengan membuka halaman halaman kontak.