Industri Pertambangan Indonesia Berfokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan dan Kemanfaatan Publik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan bahwa industri pertambangan Indonesia harus dikelola secara bertanggung jawab untuk kesejahteraan rakyat, sejalan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Berbicara pada acara Minerba Convex 2025 di Jakarta, beliau mengatakan bahwa kebijakan pertambangan nasional mencerminkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi sumber daya alam bagi generasi mendatang. Strategi pemerintah berfokus pada keberlanjutan, kepedulian terhadap lingkungan, dan kepatuhan yang ketat terhadap peraturan untuk memastikan bahwa cadangan mineral dan batu bara Indonesia yang kaya dapat terus mendukung pembangunan jangka panjang.

Untuk memperkuat perekonomian daerah, pemerintah telah menyetujui hingga 20 proyek hilirisasi pertambangan senilai sekitar US$38 miliar, yang diharapkan dapat menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru. Lahadalia menyoroti bahwa hilirisasi adalah kunci untuk mencapai pertumbuhan yang seimbang di luar Jakarta dan memberdayakan masyarakat lokal. Industri pertambangan Indonesia kini juga memprioritaskan UMKM, koperasi, dan badan usaha milik daerah dalam proses perizinannya. Untuk mendukung tujuan ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan aplikasi Minerba One – sebuah platform tata kelola digital yang dirancang untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi mulai dari studi kelayakan hingga pelaporan produksi dan penjualan.

Sumber gambar: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa

Tautan Sumber:

https://en.antaranews.com/news/386337/indonesian-govt-vows-natural-resources-mining-to-benefit-people

Untuk demo online, informasi produk, dan untuk mengikuti inovasi produk kami, silakan hubungi tim ahli otomasi pertambangan kami dengan membuka halaman halaman kontak.