Investasi asing di Indonesia semakin meningkat, dengan investor Rusia yang menyatakan ketertarikannya pada sektor-sektor yang memiliki dampak besar seperti pertambangan, energi, dan penyulingan aluminium. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa perkembangan ini difasilitasi melalui BP Nusantara, dengan tujuan ambisius untuk mengamankan investasi sebesar USD 800 miliar pada tahun 2029.
Selain pertambangan dan energi, Rusia juga mengincar peluang di bidang keamanan siber, pendidikan, dan pariwisata. Kemitraan pendidikan, termasuk beasiswa bagi warga Indonesia untuk belajar di Rusia, diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam memperkuat hubungan bilateral.
Sumber gambar: Biro Humas Setjen Kemhan
Tautan Sumber:
Untuk demo online, informasi produk, dan untuk mengikuti inovasi produk kami, silakan hubungi tim ahli otomasi pertambangan kami dengan membuka halaman halaman kontak.











